Pengalaman Service

Sabtu, 16 Februari 2013

PETUNJUK PEMASANGAN DAN PENGGUNAAN ESR-METER


PEMASANGAN :

  1. Siapkan Multimeter analog. Atur pada skala 0,1 VDC atau 0,25 VDC. Multimeter bisa diganti VU-meter, namun hasilnya kurang teliti karena keterbatasannya.
  2. Colok merah multimeter dijepitkan pada capit merah. Colok hitam pada capit hitam.
  3. Nyalakan ESR meter.
  4. Atur simpangan jarum multimeter hingga penuh ke kanan dengan cara : hubung-singkatkan kedua colokan ESR-meter dan mengatur potensionya.
  5. ESR-meter siap digunakan.
  6. Bila baterai habis, silakan diganti dengan membuka tutup casing ESR-meter.
PENGGUNAAN :
  • Colokan kedua colokan ESR-meter pada kaki-kaki komponen yang diperiksa, dan lihat simpangan jarum multimeter.
  • Untuk memeriksa Kapasitor : colokkan langsung di PCB atau dilepas.
    Indikator :
    Elco lebih dari 1 uf : simpangan penuh ke kanan, elco masih baik.
    Elco kurang dari 1 uf : simpangan lebih dari setengahnya , elco masih baik.
    Milar dari 47 n : simpangan tetap gerak walaupun sedikit, milar masih baik.
    Pengalaman kami kadang elco ketika diukur pakai C-mater nilai kapasitasnya normal, namun ketika diukur pakai ESR-meter nilai ESR-nya sudah berkurang.
    Saatnya elco tersebut harus ganti.
  • Untuk memeriksa Flyback, Defleksi Yoke, Trafo Switching, Coil, dll :
    Lepas dahulu komponen dari PCB.
    Konsletkan dulu kedua colokan ESR-meter dan perhatikan simpangan jarum berhenti di skala berapa. Lepaskan, lalu ukur komponen dan perhatikan jarum berhenti di skala berapa.
    Biasanya selisihnya sangat kecil sekali hingga satu strip skala saja. Bila ada selisih walaupun sangat kecil, berarti komponen masih baik. Oleh karena itu, diperlukan ketajaman penglihatan pada skala multimeter.
  • Untuk memeriksa Baterai atau Aki :
    Bisa diperiksa dalam keadaan terpasang atau dilepas, ada tegangannya atau kosonng.
    Indikator:
    Baterai yang masih baik, simpangan jarum harus penuh ke kanan. Semakin kecil simpangannya, semakin drop baterainya.

Teruskan baca »»

Rabu, 13 Februari 2013

Service TV AKARI 21" yang MATOT

Seperti biasa kalau TV Mati Total pertama mata saya tertuju kepada Saklar Power TV, hasil dari pemeriksaan saya dengan menggunakan alat Multitester kalau saklar TV tsb rusak. Soalnya ketika di ukur tidak ada tanda2 berhubungan (tidak berfungsi) yang sudah tidak sesuai cara kerjanya Saklar TV AKARI seharusnya diganti dengan yang baru tapi karna saya juga gak ada stok dan saya lihat juga masih bisa diperbaiki ya akhirnya saya perbaiki saja dan alhamdulillah ternyata masih bisa di perbaiki. nah sekarang saya mau berbagi cara perbaiki saklar TV AKARI 21" yang Mati Total tsb, mudah-mudahan bermanfaat untuk rekan-rekan seperjuangan.

Teruskan baca »»

Service TV akari 21" MATI TOTAL dgn FUSE putus terus

Bismillahirrahmanirrahim...

Seperti biasa open seluruh body terlebih dahulu baru kemudian cek seluruh bagian yg saya curigai rusak atau terbakar yang kelihatan hanya fuse 4 Amper yang sudah hangus dan putus mungkin habis konsleting tapi ternyata ada serabut bekas kabel yang dihubungkan di tempat fuse berada. WADUH !! (gumamku) bisa berat nih kerusakannya ! tapi ya sudahlah namanya juga tukang service bagian dari resiko untuk memperbaikinya sampai normal.

Langkah pertama:
Saya test TR Power ternyata sudah sort dan gak lupa TR drivernya juga saya ganti dan tidak lupa fusenya juga saya ganti. Baru kemudian saya test nyalakan TV tapi ternyata fuse putus!

Langkah kedua:
Saya cek kembali TR Power ternyata sort lagi, apalagi nih! ya sudah saya dengan terpaksa ganti lagi TR Power yg sort tsb dan fusenya juga yang putus akibat konsleting yg kedua. tapi saya cari masalahnya kenapa bisa sort??

Langkah ketiga:
Saya curiga ke Dioda Bridge yang berfungsi penyearah arus bolak balik (AC) menjadi searah (DC), ternyata benar dugaan ane ada yang sort dioda bridge nya alias RUSAK dan kemudian saya ganti dengan yang baru.

Langkah keempat:
Tidak sampai disitu kisah TV akari 21" MATI TOTAL dgn FUSE putus terus masih ada masalah lagi walupun fuse/sikring nya tidak putus-putus lagi. tapi masalahnya tuh TV begitu di test gak mau "ON" hemm.... apalagi nih dalam hatiku. Coba ane berguru dulu sama "suhu" ternyata Diodanya yang udah sort. Sekarang ane tau penyebabnya dioada sort itu karena kelebihan muatan pada saat konsleting arus pada regulator TV akari 21" tsb. Kemudian ane ganti diodanya dengan yang sama dari awal dioda itu ada di mesin TV tsb tapi gak ada yang sama ampernya, tapi ane coba amper2 kecil tapi Sort lagi.

Langkah kelima:
Langkah terakhir ane ganti dengan dioda Amper 7Amper. dan Alhamdulillah TV menyala NORMAL dan tahan sampai 2 jam. berarti TV akari 21" sudah AMAN.

Teruskan baca »»

Service TV AKIRA 14" Suara lama keluar sekali keluar kecil sekali dan lama-lama tidak bersuara.

Service TV AKIRA 14" Suara lama keluar sekali keluar kecil sekali dan lama-lama tidak bersuara.
hehehe..... panjang sekali ya judulnya, sorry gan emang seperti itu keadaannya.

HCF 4053BE
TV AKIRA dengan IC Program LC863324A dan IC Chroma LA76810A dengan 2 (dua) IC Power Amply (suara) LA4285 dan ada 2 IC kembar penguat sound system HFC 4053BE.
Dugaan pertama saya ganti langsung kedua IC Power Amply saya kira lemahnya suara diakibatkan dari kedua IC tsb tapi ternyata dugaan saya salah (maklum masih amatiran) hehehe... , walaupun sudah ganti tidak ada perubahan sama sekali kemudian saya coba reboisasi semua elco-elco di sekitar IC Power. Tapi juga tidak ada perubahan sama sekali malah semakin lama suara hilang sama sekali. jadi inilah kenapa tuh judul di atas panjang bener hehehe.... Jadi kesimpulannya IC Power dan elco-elco disekitar masih bagus. hemm.... sampe pusing ane dibuatnya. hampir2 ane pasang potensio untuk volume manual di TV AKIRA 14" atas permintaan dari "empunya" lagian pas dipasang potensionya juga gakbisa karena memang IC penguat suaranya lemah dan akhirnya mati dan tak bersuara walaupun kecil. Saya bersyukur Alhamdulillah kepada Allah melalui teman yang saya anggap "suhu" saya namanya bang Gopin ada yang kenal gak ya?? hehehe,.... ya udah gpp kalau gak kenal juga. :D
Akhirnya sama dia di cek jalurnya dari IC Power Amply yang bersuara dengung kalau disentuh jari pada saat TV "on" teruuss di urut jalurnya ternyata ada jalur pin yang ke IC Chroma LA76810A melalui IC penguat suara HFC 4053BE yang sudah tewas mungkin faktor usia namanya juga udah 13 tahun, hehehe.... akhirnya coba di tukar IC kembar tsb dengan yang ke jalur output yang ada suara, oh ya ane lupa kalau dari output yang dibelakang TV suaranya  keluar tapi gak bisa di setting volumenya. hanya melalui speaker aktif saja.
Kesimpulannya : IC Penguat suara yang tewas.
Alhamdulillah 3 hari TV ini ane taklukin.

NB: Persamaannya IC penguat suara HFC 4053BE dengan yang ada di pasaran TC4053BP 
Persamaannya TC4053BP

Teruskan baca »»

Kamis, 31 Januari 2013

LCD Sharp Aquos 32 inc mengalami kerusakan pada sistem penerimaan siaran


LCD Sharp Aquos 32 inc mengalami kerusakan pada sistem penerimaan, dimana tidak ada satupun siaran televisi yang bisa di terima. Kita coba untuk memprogram ulang secara automatis, tetap saja hasilnya sama hanya raster saja yang tampak pada layar monitornya.
Model LCD TV Sharp :

Dimanakah letak trouble-nya? Segera kita selidiki:
Penerimaan siaran televisi selalu menggunakan Tuner sebagai media-nya, apakah pada LCD ini kerusakan ada pada Tuner-nya.Untuk memastikannya kita mesti melihat proses tuning dan melihat pergerakkan tegangan tuning pada Tuner. Caranya adalah dengan menggunakan multitester dengan batas ukur DC50 volt, dan tempelkan prob merah pada kaki Tuner no 7 dari sebelah kiri , biar mudah bisa dilihat pada gambar berikut:

Disini kita melihat adanya tegangan tuning yaitu dari 0 sampai 32 volt , jadi sudah jelas tuner tidak mengalami kerusakan. Pada layar monitor LCD kita melihat adanya huruf K yang ada di pojok atas sebelah kiri, mungkin ini penyebabnya yang membuat televisi tidak bisa menerima siaran. Ternyata memang benar data setting mengalami perubahan, pada bagian AGC-nya . Parameter option kita melihat angka 255 untuk AGC, maka kita coba merubahnya ke angka 9 selanjutnya kita coba hidupkan LCD-nya ? Hasilnya Alhamdulillah LCD sudah bisa menerima siaran.
Mode K bagaimana untuk menghilangkannya  ? Untuk ini kita bisa memakai kode tombol Vol – dengan tombol input di Panel control secara bersamaan sebelumnya LCD TV harus dalam keadaan mati. Jadi kita tekan dahulu kedua tombol setelahnya barulah kita masukan aliran listriknya.
Bagaimana untuk membuka Parameter mode K ? Untuk ini kita tekan tombol Vol- dengan Program –  di panel control secara bersamaan lalu masukkan aliran listriknya , nantinya akan timbul servis menunya. Permasalahan yang timbul jika Mode K lagi on? Jika kita mencoba fungsi Reset dalam menu , hasil yang kita dapatkan Suara tidak bekerja dengan normal.  Jika kita tekan tombol volume suara yang dihasilkan langsung besar/ hanya ada 3 pilihan suaranya kecil -sedang -besar . Untuk mengembalikan seperti awalnya kita mesti menghilangkan Mode K -nya.
Tambahan : kalau masih belum dapat siaran negaranya di ubah jadi ASIA.


Teruskan baca »»

Raster gelap disebabkan karena G2 short dengan G1


Problem ini bagi teknisi yang sudah senior tentu saja tidak asing lagi. Tapi bagi teknisi pemula hal ini mungkin masih asing, sehingga kami sering mendapat pertanyaan tentang masalah ini lewat email.
Problem/gejala :
·                     Raster gelap.
·                     VR screen diputar penuh – raster tetap gelap
Pemeriksaan :
·                     Heater normal
·                     Tegangan tinggi anoda ada
·                     Diukur tegangan screen (G2) tidak ada (nol), tetapi jika soket CRT dilepas tegangan screen diukur ada
Penyebab :
·                     G2 short dengan G1. Hal ini dapat diketahui menggunakan ohm meter pada posisi 10x 1K.
·                     Short disebabkan karena adanya semacam kotoran didalam tabung CRT
·                     Umumnya diketemukan pada CRT flat
Solusi :
·                     Lepas pcb soket CRT asli dari tabung gambar.
·                     Sediakan soket CRT kosongan dan pasang pada tabung CRT
·                     Pasang seutas kabel dan solder pada pin-G1, sementara ujung lainnya dihubungkan ke ground flyback
·                     Sediakan seutas kabel lainnya kurang lebih  panjang 25cm dan solder ujungnya pada G2.
·                     Ujung lainnya yang lepas – dekatkan ke solderan kabel fokus pada soket CRT asli dengan jarak antara 05 hingga 1 cm (jangan ditempelkan)
·                     Hidupkan teve
·                     Jika sudah terlihat ada “loncatan api” anatara ujung kabel dengan kabel fokus – segera matikan teve. Dengan adanya loncatan api ini maka diharapkan kotoran yang menyebabkan short akan terbakar.
·                     Cek G2 dengan G1 menggunakan ohm meter – untuk mengetahui apakah “short” sudah hilang.
·                     Jika belum maka dapat ulangi lagi.

*******************************************

copas dari master: http://marsonotv.blogspot.com/2011/06/raster-gelap-disebabkan-karena-g2-short.html

Teruskan baca »»

Kamis, 03 Januari 2013

Cara Merawat Solder Uap/Blower

Bagi para teknisi ponsel, solder uap/blower adalah hardware yang cukup vital dalam penggunaan sehari-hari.Blower merupakan salah satu varian dari solder.Disebut Blower karena proses penggunaannya menggunakan udara.Pada blower terdapat 2 pengaturan,yang pertama pengaturan panas(heating) yang dikeluarkan pada mata solder,dan yang kedua pengaturan tekanan udara yang akan dipancarkan.

Kali ini kita membahas masalah penggunaan dan perawatan pada solder uap atau yang lebih di kenal dengan Blower. Agar blower selalu terawat dengan baik, di butuhkan teknik khusus dalam hal penggunaan, artinya pemakaiannya tidak boleh asal-asalan. Hal ini dilakukan agar solder bisa bertahan lama walaupun sering di gunakan.

Perhatikan Langkah langkah berikut di bawah:



 1. Siapkan solder uap atau blower.
2. Kemudian nyalakan dengan ukuran tegangan pada air atau udara di arah 3 dan pada panas atau heather 3 sampai 4.
3. Setelah ukuran panas dan udara pada tegangan solder uap sudah tepat. Pastikan memegang gagang pada solder uap secara vertical atau tegak lurus, hal ini dilakukan untuk menstabilkan daya panas yang akan di keluar kan melalui solder uap tersebut.
4. Kemudian yang harus diperhatikan juga ialah jarak antara solder uap dengan komponen Ic yang akan dipasang ataupun dibongkar berjarak antara ½ sampai 1 cm.
5. Cara memasang maupun membongkar komponen IC pada ponsel lakukan dengan cara mengarahkan panas Blower ke komponen dengan secara merata. Lakukan berkali-kali
dan jangan terlalu lama. Setelah selesai dan sudah merata kemudian kembali letakkan
gagang Solder pada tempatnya lalu ukuran tegangan untuk air atau udara putar pada posisi paling maksimal angka 8 dan untuk tegangan heather atau panas putar ke posisi paling rendah atau pada angka 1.
Setelah itu tekan power oFF.
Kemudian biarkan dingin dengan sendirinya lalu biarkan udara akan mengeluarkan sisa
panas yang masih ada selama ½ menit.Jangan pernah coba setelah selesai pakai
langsung cabut pada pusat listrik, karena akan dapat mengakibatkan solder uap akan
cepat rusak

Sesuai permintaan agan adia7x di atas berikut cara penggunaan blower.
Blower sesuai fungsinya adalah alat pemanas timah dengan tiupan udara panas, hususnya untuk melepas/memasang IC laba-laba dan IC BGA. Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan blower adalah:

-Bersihkan PCB dari kotoran atau minyak menggunakan cairan IPA/tiner A special, gunakan kuas lembut jangan sampai merusak komponen di sekitarnya

-Ukuran panas ±350ยบ celcius dan harus berimbang dengan tiupan angin.
Pada saat menggunakan, mata blower harus berada tepat dan tegak lurus diatas media yang akan dipanasi.

-Perhatikan komponen yang dipasang, jangan sampai terbalik pada posisi tanda yang ada di papan PCB.

-Lindungi komponen yang mengandung bahan plastic yang ada disekitar IC yang akan dipanasi. Gunakan pinset untuk memegang /menggoyang IC.

-Gerakkan head blower memutar beraturan di atas medium yang dipanasi, jangan sampai terfokus atau diam lama di atas medium/IC yang bisa mengakibatkan kerusakan.

-Jangan memanasi komponen terlalu lama, bisa mengakibatkan rusak atau berkurangnya intensitas komponen.

-Apabila media perekat/timah kurang bagus, maka akan mempengaruhi kinerja komponen.

-Pastikan timah menempel sempurna pada papan PCB dan komponen.


Demikian cara praktis menggunakan sekaligus merawat solder uap dengan baik.Selamat mencoba dan
semoga berhasil!!

Teruskan baca »»